6 Fakta yang anda harus tahu tentang flu

Berikut beberapa mitos tentang flu yang patut anda cermati

1. Mitos : Flu tidak lebih dari sekedar gangguan biasa

Fakta : Flu adalah penyakit yang mengancam jiwa dan menyebabkan 250.000-500.000 kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Anda dapat menghindari penyakit flu dengan vaksin flu.

2. Mitos : Anda dapat terkena flu dari vaksin suntik

Fakta : Vaksin suntik tidak mengandung virus hidup, sehingga tidak mungkin untuk mendapatkan flu dari vaksin. Efek samping ringan dapat terjadi pada beberapa orang seperti nyeri ringan, kemerahan, bengkak di tempat suntikan, sakit kepala atau demam ringan. Sebagian besar efek samping yang disebabkan oleh respon kekebalan tubuh terhadap vaksin. Bahkan, efek samping ini merupakan indikasi bahwa vaksin bekerja. Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah flu dan komplikasinya.

3. Mitos : Tidak perlu untuk melakukan vaksin flu setiap tahun karena perlindungan telah dibawa dari vaksin sebelumnya.

Fakta : Virus flu yang beredar di masyarakat mengalamai perubahan dari tahun ke tahun. Karena itu, vaksin baru dibuat setiap tahun untuk melindungi tubuh dari serangan flu yang terbaru sekalipun. Vaksinasi terutama penting jika Anda belum divaksin H1N1 (flu babi).

4. Mitos : Hanya orang tua yang berpotensi untuk terkena resiko komplikasi serius dari virus flu.

Fakta : Dampak influenza hampir terjadi pada orang dengan segala usia. Anak-anak berada pada resiko tinggi untuk terkena infeksi berat daripada anak yang lebih tua dan orang dewasa, dan pandemi H1N1 biasanya menyebabkan penyakit yang lebih parah pada pasien hamil selama setiap tahap kehamilan.

5. Mitos : Jika anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan vaksin influenza sebelum musim dingin, anda harus menunggu untuk tahun depan.

Fakta : Tidak ada kata terlambat untuk vaksinasi. Waktu terbaik adalah sebelum musim flu, api vaksinasi selama musim flu masih bermanfaat.

6. Mitos : Terlalu banyak vaksinasi dapat membebani sistem kekebalan tubuh anak muda.

Fakta : Sistem kekebalan tubuh setiap orang dapat menanggapi sejumlah besar protein, seperti yang termasuk dalam vaksin. Diperkirakan bahwa sistem kekebalan tubuh bayi dapat merespon 10.000 dari protein ini pada satu waktu.

Diulas oleh Dr Jane Yeats, Departemen Virologi, University of Cape Town 2006

Diperbarui dan ditinjau oleh Dr Jean Maritz dan Dr Leana Maree, virologists medis, Rumah Sakit Tygerberg dan University of Stellenbosc

Sumber : health24.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s